Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Amelia Bangkit, Balas Dendam Dimulai

Amelia Bangkit, Balas Dendam Dimulai

Setelah delapan tahun berjuang demi kehamilan, Amelia justru mendapati suaminya, Aditya, berselingkuh dengan Nasywa yang tengah mengandung. Dorongan kasar Aditya mengakibatkan Amelia keguguran dan kehilangan segalanya. Lima tahun berlalu, Amelia bangkit menjadi sosok sukses dan berkuasa. Saat Aditya kembali dalam kondisi hancur untuk memohon pengampunan, Amelia hanya menatapnya dingin. Baginya, wanita lemah yang dulu mencintai suaminya itu telah lama mati.
Bab
Bagikan

Bab 3

AMELIA POV:

Mual yang menyesakkan tiba-tiba menyerangku. Perutku bergejolak. Aku berlari ke kamar mandi, memuntahkan isi perutku hingga terasa kosong. Pandanganku berkunang-kunang.

Aditya menyusulku. Dia menggosok punggungku dengan lembut.

"Mel, kau kenapa? Kita ke dokter sekarang, ya?"

"Jangan sentuh aku!" Aku mendorong tangannya. Lagi. "Apa kau tidak mengerti? Sentuhanmu membuatku jijik!"

Aku menatap pantulan diriku di cermin. Wajah pucat, mata sembab. Lalu aku melihat Aditya berdiri di belakangku. Wajahnya penuh penyesalan.

Aku ingat. Aku ingat semua keanehan yang kusepelekan. Aditya yang tiba-tiba memberiku bunga tanpa alasan. Aditya yang membelikanku perhiasan mahal. Aditya yang selalu pulang tepat waktu, bahkan sering membantuku memasak atau mencuci piring.

Aku dulu mengira dia semakin mencintaiku. Aku mengira semua ini adalah hasil dari doa-doaku. Ternyata semua itu hanyalah topeng. Topeng rasa bersalah.

Tudung hitam menutupi mataku. Aku melihat ke tempat tidur kami. Tempat tidur kami. Tempat suci yang seharusnya hanya milik kami berdua. Apakah dia juga tidur dengannya di sana?

Aku memejamkan mata. Dadaku terasa sesak, sakit. Aku membuka mata lagi, menatap Aditya dengan penuh kebencian.

Dia terperanjat melihat sorot mataku. Dia mundur selangkah, kaku di tempatnya.

Amarah membakar diriku. Tidak ada tempat untuk melampiaskannya. Aku meraih gunting di meja rias.

Aku melompat ke tempat tidur kami. Dengan liar, aku merobek sprei dan selimut. Kapas-kapas putih beterbangan di udara, seperti salju di tengah neraka. Kamar kami, tempat kami berbagi tawa dan cinta, kini porak-poranda.

Aku terus merobek, merobek, merobek. Rasanya belum cukup. Aku ingin membakar semuanya. Menghancurkan semuanya.

Aditya mencoba menghentikanku. Dia meraih tanganku.

"Amelia, hentikan! Kau bisa melukai dirimu sendiri!"

Terlambat. Gunting itu sudah melukai telapak tanganku. Darah merah mengalir, menodai kapas putih yang bertebaran. Kontras yang menyakitkan. Darahku, di tengah kehancuran cinta kami. Tapi rasa perih di hatiku jauh lebih hebat dari luka di tanganku.

Aku berhenti. Melihat sekeliling. Kekacauan ini adalah cerminan hatiku. Mataku tertuju pada foto pernikahan kami di nakas. Aku dan Aditya, tersenyum bahagia. Palsu. Semua palsu.

"Aku ingin cerai," kataku, suaraku dingin dan datar.

Aditya terkejut. Dia memelukku erat, seolah aku akan menghilang jika dia melepaskanku.

"Tidak, Amelia! Jangan katakan itu! Aku tidak akan menceraikanmu! Aku akan putus dengan Nasywa. Aku janji! Aku cuma mencintaimu, Amelia. Aku tidak bisa hidup tanpamu."

Aku tertawa hampa. Tidak ada lagi yang bisa dipertahankan. Aditya yang kucintai sudah mati. Hanya ada pecundang yang berdiri di depanku, memohon belas kasihan.

Kami menjalani hari-hari berikutnya dalam keheningan yang menyakitkan. Aditya mencoba bersikap seperti tidak terjadi apa-apa. Dia masih memelukku, menciumku, tapi aku hanya merasakan hampa.

Dia menghindari setiap diskusi tentang perceraian. Setiap kali Nasywa menelepon, Aditya akan menolaknya. Dia akan meletakkan ponselnya jauh-jauh dariku.

Tapi di tengah malam, aku sering mendengar suara pelan dari balkon. Aditya berbicara di telepon, mencoba menenangkan Nasywa.

"Siapa yang menelepon sepagi ini? Mengganggu tidurku saja," kataku suatu pagi, berpura-pura tidak tahu.

Aditya terkesiap. Wajahnya pucat. "Bukan siapa-siapa, Mel. Hanya rekan kerja." Dia lalu sibuk menyiapkan sarapan untukku, mencoba mengalihkan perhatian.

Ponselku bergetar di meja. Nama Nasywa Hadinata muncul di layar. Aku menatap Aditya. Wajahnya langsung tegang.

Aku tahu. Aku membuka ponselku, menekan tombol loudspeaker.

Suara isakan Nasywa memenuhi ruangan. "Mbak Amelia, tolong, Mbak. Aku tidak tahu harus bagaimana lagi. Mas Aditya tidak mau menemuiku. Anak ini butuh ayahnya, Mbak."

Air mata Nasywa terdengar begitu meyakinkan. Dia memohon, menggunakan anaknya sebagai senjata.

Aditya panik. Dia segera merebut ponselku dan mematikan panggilan itu. Dia menatapku dengan mata ketakutan.

Aku hanya merasakan kesedihan yang mendalam. Tidak ada lagi amarah. Tidak ada lagi kebencian. Hanya rasa lelah yang luar biasa.

Aditya tidak lagi menjadi milikku. Dia tidak akan pernah lagi menjadi milikku.

"Aku ingin bertemu dengannya," kataku, suaraku begitu tenang, bahkan aku sendiri terkejut.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95NAF" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95NAF
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ashes of Midgard
9.4
Terbangun di tengah kegelapan tanpa ingatan selain nama sendiri, Rio terlempar ke dunia fantasi abad pertengahan yang asing. Tanpa jawaban atas asal-usulnya, ia terpaksa bertahan hidup bersama orang-orang yang bernasib sama. Rio membentuk kelompok tentara bayaran dan mulai mengasah kemampuan tempur demi menghadapi bahaya di tanah Midgard. Inilah awal perjalanan penuh ketidakpastian bagi mereka yang lahir dari abu untuk mengukir takdir baru di dunia yang keras.
Sampul Novel Bodyguard I'm In Love
9.7
Jhon Christy terobsesi pada Aleta Louison sejak pandangan pertama. Seiring waktu, perasaan tersebut berkembang menjadi obsesi yang kelam. Demi mendekati sang pujaan hati, Jhon rela melepas hidup mewahnya dan bertolak ke Rusia untuk menjadi seorang bodyguard. Ambisi terbesarnya hanyalah terus mendampingi Aleta. Jhon bertekad menyembuhkan sisi psikopat dalam diri gadis itu dan membimbingnya kembali menjadi sosok wanita yang normal sepenuhnya.
Sampul Novel Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO
8.8
Setelah sekian lama pergi, sang jagoan tangguh bernama Xion akhirnya kembali dengan satu misi besar: menuntaskan segala dendam masa lalu dan membalas budi baik orang-orang yang pernah membantunya. Langkah pertamanya membawanya menjadi sosok pelindung di balik bayang-bayang seorang CEO wanita yang sangat cantik. Xion rela mengabdikan dirinya sebagai pengawal pribadi demi menjaga sang wanita, menghadapi rintangan berbahaya dalam dunia modern yang penuh intrik dan perebutan kekuasaan demi menegakkan keadilan pribadinya.
Sampul Novel Dinginnya Bodyguard, Hangatnya Cinta
9.4
Nyawa Alexa, pewaris dinasti politik, terancam bahaya. Ayahnya menugaskan Rafael, mantan pasukan khusus yang kaku dan disiplin, sebagai pengawal pribadi. Meski Rafael berusaha menjaga batas profesional, pesona Alexa perlahan meruntuhkan pertahanannya. Di tengah intaian musuh, sebuah godaan muncul. Bagi Rafael, melindunginya dari pembunuh adalah tugas rutin, namun tantangan terberatnya justru menahan perasaan agar Alexa tidak jatuh hati padanya.
Sampul Novel HATRED
8.7
Difitnah melukai dua saudaranya sendiri, seorang pemuda terpaksa angkat kaki dari rumah. Ia menyimpan amarah mendalam karena keluarganya lebih memercayai bukti video rekayasa ketimbang kejujurannya. Kini, ia harus memulai hidup baru di luar sana sambil membawa luka hati akibat pengkhianatan orang terdekat. Bagaimana nasib pemuda ini setelah pergi? Akankah penyesalan menghampiri keluarga yang telah membuangnya? Simak perjuangan penuh dendam ini.
Sampul Novel Ikatan Suci
8.8
Mona, janda dari seorang pahlawan negara, harus menerima takdir saat ayahnya, Jenderal Handoko, menjodohkannya dengan Galih. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak karena Galih adalah mantan narapidana kasus narkoba. Di balik pernikahan yang penuh tanda tanya ini, Mona berusaha mencari alasan sebenarnya Galih bersedia menikahinya. Dua jiwa yang menyimpan luka lama kini terikat dalam janji suci, menghadapi pengorbanan demi mengungkap kebenaran di balik persatuan mereka.