Sampul Novel  Aku sangat menginginkanmu

Aku sangat menginginkanmu

8.7 / 10.0
Pasca kecelakaan tragis, Ana terjebak dalam pusaran ingatan tentang suaminya, Sebastián, dan pria dari masa lalunya, Gabriel. Narasi yang melintasi waktu ini menguak tabir kebohongan dalam pernikahan Ana serta perselingkuhan yang berbahaya. Di tengah konspirasi keluarga dan pengkhianatan yang menyakitkan, Ana dipaksa memilih antara cinta lama atau membalas dendam. Akankah ia menemukan penebusan, atau justru hancur oleh rahasia gelap yang selama ini tersembunyi?

Aku sangat menginginkanmu Bab 1

Malam menyelimuti jalanan sepi bagai jubah gelap nan sendu. Hujan turun tanpa henti, menghantam aspal, menciptakan genangan air yang memantulkan lampu depan mobil di kejauhan bak cermin pecah. Keheningan disobek deru mesin, derit ban yang memilukan, lalu... benturan logam yang dahsyat. Dunia hancur berkeping-keping dalam sekejap.

Mobil terguling di pinggir jalan, kaca depannya pecah, mesinnya mengepulkan asap, dan keheningan kembali, hanya dipecahkan oleh gemericik hujan. Dan di tengah semua itu, sesosok tubuh terseret lemah. Ana. Tubuhnya remuk, terluka, tetapi jiwanya seakan masih berjuang untuk bertahan hidup.

Setiap tarikan napas adalah upaya yang dahsyat. Setiap detak jantungnya terasa sakit. Rasa sakit membakar dirinya, tetapi yang paling menyakitkan adalah kebingungan. Bagaimana ia bisa sampai di sana? Mengapa semuanya terasa begitu... jauh? Matanya, kabur dan berkaca-kaca, menatap atap mobil yang terguling. Bisikan lemah, nyaris tak terdengar, keluar dari bibirnya saat ia mencoba mengingat sesuatu yang penting.

"Sebastian... Gabriel..." Mengapa nama-nama itu? Pikirannya menjerit, tetapi tubuhnya tak merespons. Apa artinya? Kata-kata itu meluncur dari bibirnya seolah lenyap sebelum sempat terucap sepenuhnya. Ia tak mengerti, tetapi hatinya mengenalinya, seolah terpatri di kulitnya, di jiwanya.

"Mengapa tidak...?" Pikirannya kusut bagai benang putus. Dadanya mencelos di bawah beban ketakutan. Apa yang terjadi di sini?

Guntur bergemuruh di kejauhan, menggema di dalam dirinya, seolah langit sendiri sedang meratapinya. Kepalanya berputar, dan dunia seakan lenyap menjadi lautan bayangan. Hujan mengguyur semakin deras, seolah bumi mencoba menguburnya.

"Aku tak bisa mati di sini... tidak sekarang... tidak tanpa... Apa yang terjadi pada mereka?" tanyanya pada diri sendiri, keputusasaan menyelimuti dirinya. Sebastián... Gabriel... Nama-nama itu bergema di benaknya bagai mantra, namun setiap kali memudar.

Tiba-tiba, secercah cahaya menarik perhatiannya. Di tangannya yang gemetar, sesuatu yang metalik memantulkan sedikit cahaya yang masih berhasil menembus badai. Sebuah liontin. Inisial "G.S." terukir di atasnya. Sesuatu di dalam dirinya pecah. Liontin itu. Mengapa ada di tangannya?

Sirene mulai meraung di kejauhan, tetapi bagi Ana, semua itu terasa seperti gema yang jauh, seolah suara-suara dunia menjangkaunya dari mimpi yang jauh. Tubuhnya terasa semakin berat. Rasa sakit menyeretnya menuju ketidaksadaran, tetapi sesuatu, secercah kesadaran, membuatnya tetap bertahan. Ia tak bisa menyerah.

Di kejauhan, lampu merah dan biru ambulans menerangi badai, tetapi Ana tak bisa lagi bergerak. Pikirannya, yang telah berjuang untuk memahami apa yang telah terjadi, kini terpaku pada satu pikiran, satu kepastian: bahwa seseorang ada di dekatnya. Seseorang yang bisa menyelamatkannya. Tapi siapa?

Ketika paramedis tiba, mereka mengangkatnya dengan lembut, nyaris penuh hormat, seolah ia rapuh dan berharga, bagai pecahan kaca yang siap pecah. Salah satu suara mereka terdengar, tetapi ia tak mengerti apa yang dikatakannya.

"Ana, tarik napas dalam-dalam. Tenanglah. Semuanya akan baik-baik saja. Kita di sini."

Tapi bagaimana ia bisa memercayainya? Rasa sakit menusuk setiap inci tubuhnya. Napasnya tak teratur, dan ia merasa dadanya akan meledak. Semua terasa seperti mimpi, tetapi liontin itu masih di tangannya, digenggam erat. Mengapa ia tak bisa mengingatnya?

Para paramedis, dengan tangan yang mantap dan efisien, mulai merawatnya. Salah satu dari mereka memasangkan masker oksigen di wajahnya, dan tubuhnya menggigil. Kelembapan hujan membasahinya, tetapi rasa dingin yang ia rasakan berasal dari dalam.

"Ana, bertahanlah... kau tak akan sendirian," suara seorang pria berkata padanya. Ia ingin mengatakan sesuatu, tetapi kata-kata itu tak kunjung keluar. Air mata mengalir di wajahnya, terbawa hujan, membaurkan rasa sakitnya dengan badai yang tak henti-hentinya.

Bagaimana ia bisa sampai pada titik ini? Dunia mulai memudar di depan matanya, tetapi dalam benaknya, sebuah gambaran tetap ada, bagai bayangan yang tak mau melepaskannya: wajah Sebastián dalam cahaya redup, dan mata Gabriel, dipenuhi sesuatu yang tak ia pahami. Mengapa mereka ada dalam ingatannya? Apa peran mereka dalam semua ini?

Rasa sakit itu menjerumuskannya ke dalam ketidaksadaran. Kegelapan memeluknya bagai kain kafan yang tebal. Gambaran terakhir adalah liontin yang berkilauan di tangannya, bagai janji yang diingkari, bagai kunci yang tak pernah bisa ia buka.

Dan dalam keheningan, misteri itu ditaburkan.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Aku sangat menginginkanmu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini menyoroti perjalanan emosional antara David dan Arina saat mereka menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah mekarnya bunga musim semi yang sangat berharga, keduanya belajar untuk saling memahami dan mengisi kekosongan hati satu sama lain. Hubungan mereka berkembang dengan indah seiring berjalannya waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam ikatan cinta yang tulus dan sangat mendalam bagi mereka.
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Terlahir dengan keterbatasan fisik, Jasmine Bintang tumbuh di bawah bayang-bayang kekecewaan ibunya. Ia berharap menemukan kebahagiaan saat menikahi Ardan Mahendra yang sukses. Namun, keluarga Ardan justru menghina keterbatasannya. Luka Jasmine kian dalam saat Anindya, mantan kekasih Ardan, kembali dan mengungkap kebohongan cinta mereka. Meski Jasmine mantap meminta cerai demi martabatnya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya begitu saja.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Fatma menghadapi cobaan berat saat divonis menderita kanker rahim stadium lanjut yang memupus harapannya memiliki anak. Demi kebahagiaan Satria, ia rela meminta suaminya menikah lagi. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa Satria selama ini tidak pernah mencintainya. Meski Satria sempat menolak karena enggan menyakiti hatinya, Fatma tetap memohon dengan penuh air mata agar permintaan terakhirnya dipenuhi sebagai bentuk pengorbanan cinta yang tulus.
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Kisah mafia dan romansa ini berawal saat seorang ayah tega menjual putri kandungnya sendiri. Seiring berjalannya waktu, gadis itu tumbuh dewasa hanya untuk menghadapi kenyataan pahit tentang garis hidupnya. Dia tidak memiliki pilihan selain menerima takdir kelam yang telah ditetapkan, yakni menjadi istri dari seorang pengedar narkoba yang berbahaya. Perjalanan hidupnya kini terjebak dalam dunia kriminalitas yang penuh dengan intrik dan bahaya besar.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Nada menyadari bahwa menjerat Ivander ke dalam pernikahan paksa adalah langkah yang keliru. Namun, baginya ini satu-satunya jalan untuk tetap berada di sisi pria yang hidupnya pernah ia hancurkan. Didorong rasa bersalah yang mendalam, Nada bertekad menebus dosa masa lalunya melalui pengabdian ini. Akankah segala pengorbanan Nada mampu mencairkan kebencian di hati Ivander, ataukah usahanya untuk mendapatkan maaf justru akan berakhir sia-sia?
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan asmara Raka kini berada di ambang kehancuran akibat kehadiran Nadia. Sebagai kekasih, Raka merasa diabaikan karena Cherry selalu memprioritaskan sahabatnya yang berkacamata tebal itu. Amarahnya meledak saat ia menyadari posisinya hanya menjadi yang kedua bagi Cherry. Namun, kecemburuan buta ini justru membawa Raka menuju sebuah titik balik yang tak terduga dalam hidupnya. Akankah perasaan mereka bertahan saat prioritas Cherry terbagi?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan