Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku Saingan Ibu Mertuaku

Aku Saingan Ibu Mertuaku

Setiap hari, ibu mertuaku selalu meniru gaya rambut dan pakaianku secara identik. Keanehan ini memuncak pada petaka saat ayah mertuaku salah mengenali orang dan memelukku dari belakang. Kemarahan membuatku menampar suamiku yang manja, memicu pertikaian hebat hingga ibu mertuaku mendorongku dari lantai atas. Namun, kematian bukanlah akhir. Saat membuka mata, aku terlempar kembali ke masa lalu, tepat di hari ketika ibu mertuaku ingin meminjam rantai celana dalam milikku.
Bab
Bagikan

Bab 2

Sebelum aku terpikir akan cara untuk membalas dendam, ibu mertuaku mulai bertingkah. Dia senang mengunggah foto hasil editannya, lalu menikmati pujian dari para pria mesum. Jika ada yang mengkritiknya, dia akan menghapus komentar itu, mengira orang iri padanya.

Lambat laun, para netizen yang baik hati mulai menerima dan memilih untuk menghargai kehidupan orang lain. Ibu mertuaku pun merasa bangga dengan akunnya sendiri. Dia bahkan melakukan siaran langsung setiap hari. Jika ada yang melontarkan komentar tak senonoh, dia akan mengira itu karena dirinya punya pesona besar.

Hari ini, ibu mertuaku mendapati para pria yang biasanya menyanjungnya beralih ke akun sosmed seorang wanita kaya dan cantik dari kota yang sama. Dia tentu tidak bisa menerima dan menulis banyak komentar berisi makian. Pada akhirnya, akunnya diblokir karena bahasanya yang kotor.

Ibu mertuaku murka. Dia membuat akun lain untuk memfitnah wanita itu adalah pelakor. Sayangnya, lawannya terlalu kuat kali ini. Wanita kaya itu benar-benar berkuasa. Dia hanya bermain di internet karena merasa bosan, tetapi malah difitnah.

Jadi, dalam waktu kurang dari dua hari, wanita kaya itu datang ke rumah kami. Ibu mertuaku awalnya masih kebingungan. Akan tetapi, dia merasa sangat iri melihat wanita itu lebih cantik daripada yang ada di foto.

Tanpa berbasa-basi, wanita itu langsung menyuruh bawahannya memukul ibuku. Aku tidak lupa membantu wanita itu menutup pintu. Jangan sampai ada tetangga yang melihat.

Ketika melihatku begitu pengertian, wanita itu menatapku dengan tatapan memuji. Kemudian, aku mengambilkan segelas air untuknya.

Di sisi lain, ibu mertuaku masih menolak mengakui kesalahannya, padahal dipukul sampai tidak bisa berdiri. "Dasar jalang! Beraninya kamu menamparku! Memangnya aku salah? Mana ada wanita baik-baik yang sekaya kamu! Entah dari mana asal-usul uangmu itu! Entah sudah berapa banyak pria yang menidurimu!"

Ibu mertuaku merasa makin iri melihat wajah wanita itu yang begitu terawat. "Kamu bisa secantik ini pasti karena oplas, 'kan? Dasar murahan! Kamu merebut semua penggemarku! Akan kuhancurkan wajahmu!"

Ibu mertuaku ini sungguh keras kepala. Nyawanya jelas-jelas berada di tangan orang lain, tetapi dia masih berani menantang.

Wanita itu bangkit dengan elegan. Sepatu hak tingginya menginjak wajah ibu mertuaku. Dia berujar dengan tidak acuh, "Dasar bodoh."

Ibu mertuaku tentu tidak bisa menerima dirinya dihina oleh wanita yang jauh lebih cantik darinya. Dia hendak mencakar wajah wanita itu, tetapi langsung ditahan oleh para pengawal di samping.

Aku menyaksikan semua ini dengan tatapan dingin, sedangkan ayah mertuaku ketakutan hingga tidak berani maju. Setelah wanita itu merasa puas, dia baru meninggalkan rumah kami.

Ibu mertuaku ingin menelepon polisi, tetapi wanita itu telah membungkam mulut ayah mertuaku dengan uang. Jadi, ayah mertuaku langsung menghentikan ibu mertuaku, lalu mengantar wanita itu keluar.

Sebelum wanita itu pergi, dia tidak lupa memotret wajah asli ibu mertuaku. Ibu mertuaku sungguh murka melihat sikap lemah ayah mertuaku. Keduanya bertengkar hebat, sampai-sampai seluruh kompleks tahu.

Kini, mereka sekeluarga pun tidak berani keluar rumah. Suasana hatiku sungguh baik melihat wajah ibu mertuaku yang babak belur. Setiap kali saat hendak berangkat kerja, aku akan melaporkan kondisi ibu mertuaku kepada para tetangga.

Dengan bantuanku, ibu mertuaku akhirnya menjadi artis di kompleks ini. Anak kecil yang baru bisa berbicara sampai tahu tentang ibu mertuaku.

Di sisi lain, wanita itu tidak mau melepaskan ibu mertuaku begitu saja. Dia mengunggah foto wajah asli ibu mertuaku. Setelah melihatnya, aku mengirim hadiah virtual kepada wanita itu.

Sementara itu, ibu mertuaku jatuh sakit saking emosionalnya. Dia hanya bisa berbaring di ranjang. Demi membuat ibu mertuaku makin marah, aku sengaja membeli baju baru, juga berdandan setiap hari untuk keluar.

Ayah mertuaku sampai tidak bisa menahan diri untuk melirikku. Aku pun bisa menilai kebencian ibu mertuaku terhadapku makin bertambah. Hingga hari ini setelah aku berangkat kerja, ibu mertuaku diam-diam masuk ke kamar tidurku.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B54985" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi NovelShort untuk melanjutkan membaca.
B54985
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 1001 hari tanpa mani
9.6
Berada di tengah kegelapan pekat bukanlah bukti bahwa seseorang memikul dosa yang tak terampuni. Kisah ini mengajak kita untuk memperluas sudut pandang dalam melihat realitas yang ada. Terkadang, kebenaran tersembunyi di balik bayangan yang kita takuti. Hanya dengan membuka mata lebih lebar, Anda dapat menyadari keberagaman fenomena serta spektrum warna yang sebenarnya terpampang nyata di hadapan Anda, menyingkap misteri yang selama ini terkunci.
Sampul Novel 99 Hari Bersama Kaisar Tiran
9.8
Kim Nara tewas tragis di tangan kekasihnya sendiri, Axel, setelah memergoki perselingkuhannya. Namun, takdir memberinya kesempatan hidup kembali demi membalas dendam melalui sebuah tugas misterius. Ia terbangun dalam raga permaisuri cantik dari seorang kaisar tiran yang kejam. Nara segera menyadari kenyataan mengerikan bahwa setiap istri sang kaisar selalu mati pada hari ke-99. Kini, ia harus berpacu dengan waktu sebelum ajal kembali menjemputnya.
Sampul Novel Alkisah Bunga Teratai
9.8
Terinspirasi oleh simbol reinkarnasi bunga teratai, tujuh pemuda dengan kekuatan mistik luar biasa disatukan dalam satu tim khusus. Di bawah bimbingan Sagara Widyatama, mereka menjalani latihan keras demi menstabilkan dunia supranatural yang sedang kacau. Namun, misi berbahaya yang mempertaruhkan nyawa ini bukan sekadar pertarungan fisik. Kehadiran Sagara perlahan membuka tabir rahasia mengenai hubungan mendalam mereka di kehidupan masa lalu yang misterius.
Sampul Novel Kelahiran Kembali
9.1
Nona keempat keluarga Lu selalu dianggap sampah karena lemah dan bodoh di antara saudara-saudaranya yang berbakat. Kematian tragisnya menjadi awal perubahan besar saat jiwa seorang pembunuh bayaran dari abad ke-21 merasuki tubuhnya. Terjebak di zaman kuno yang penuh konflik kekaisaran, ia harus berjuang bertahan hidup dengan prinsip membunuh atau dibunuh. Di tengah intrik istana yang rumit dan berbahaya, dimulailah sebuah kisah romansa yang sangat unik.
Sampul Novel Kisah Penyesalan Masa Lalu Yang Menusuk
9.7
Sepuluh tahun pernikahan dengan Pradipa hanya menyisakan luka pedih karena ia masih terobsesi pada cinta pertamanya. Puncaknya, Pradipa tega memaksaku mendonorkan darah demi wanita itu. Di ambang maut, sebuah penglihatan masa lalu mengungkap dosa besarku yang telah menghancurkan Adam, pria tulus yang mencintaiku. Kini aku terbangun dengan kesempatan kedua. Aku bertekad melepaskan Pradipa dan menebus kesalahan demi menemukan kedamaian sejati.
Sampul Novel Misteri nyai Ratu Blorong
8.8
Legenda pesugihan dari laut selatan Jawa sering kali dianggap sekadar dongeng tidur. Namun, sosok Nyi Ratu Blorong sang siluman ular sebenarnya nyata dan melampaui mitos mistis belaka. Meski tak kasat mata, entitas simbol kekayaan ini tetap setia mendampingi para sekutunya hingga saat ini. Di tengah kehidupan masyarakat milenial yang modern, eksistensi gaibnya masih bertahan kuat tanpa sepenuhnya disadari oleh manusia yang hidup berdampingan dengannya.