Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku Jauh di Luar Jangkauanmu

Aku Jauh di Luar Jangkauanmu

Sepuluh tahun pengabdian Delia pada mantan suaminya berakhir sia-sia hingga ia memutuskan bercerai. Tiga bulan berlalu, ia muncul kembali sebagai sosok luar biasa: CEO merek ternama, desainer kondang, dan juragan tambang sukses. Saat keluarga mantan suaminya memohon kembali, Delia yang kini dicintai Caius yang berkuasa hanya memandang mereka rendah. Baginya, mereka tak lagi selevel karena kini ia telah berada jauh di luar jangkauan mereka semua.
Bab
Bagikan

Bab 2

Dengan sikap tenang dan mantap, Delia menjelaskan apa yang terjadi pada Alex, suaranya terdengar jelas. "Gudang itu dilengkapi kamera pengawas. Meski kebakaran mungkin telah menghancurkan kameranya, pasti ada data cadangan yang disimpan di suatu tempat."

"Cukup!" Mata Alex memicing saat dia menatap Delia, suaranya dingin dan diwarnai kemarahan. "Kamu hanya mencari-cari alasan untuk menyelamatkan diri dari ini. Rekaman kamera pengawas dapat dimanipulasi. Aku benar-benar tidak bisa memercayai sepatah kata pun darimu, dasar wanita penipu!"

Delia menatap tajam ke arah Alex.

Ekspresinya tetap tenang, tetapi tatapannya tajam dan tak tergoyahkan. Setiap kali pria itu menatap seseorang, tatapannya itu seolah-olah menusuk menembus mereka.

Selama lebih dari sepuluh tahun, Delia selalu berpegang teguh pada harapan naif bahwa dia dapat mencairkan hati Alex yang dingin. Akan tetapi, dia tidak pernah menyangka bahwa semuanya akan berakhir seperti ini.

"Pergi dan minta maaf pada Jelita sekarang juga!"

Perintahnya membelah udara bagai angin dingin, membuat Delia merasa ada seember air es yang disiramkan padanya, tubuhnya seketika terguncang.

"Aku istrimu! Kenapa kamu tidak percaya padaku?" tuntutnya, kata-katanya hancur karena beratnya tuduhan yang tak berdasar itu.

"Delia, kubilang padamu—minta maaf sekarang! Jika Jelita memutuskan untuk membawa masalah ini ke pengadilan, kamulah satu-satunya yang akan menangis dan memohon ampun."

Perkataannya yang tajam terasa bagai belati, merobek dinding hati Delia yang rapuh.

Pernikahan ini, sepuluh tahun yang dia pikir adalah bentuk cinta dan pengabdian, ternyata hanyalah lelucon kejam.

Dengan tarikan kasar di kerah blusnya, Alex menyeretnya ke bangsal Jelita.

Seorang perawat berlari cepat di belakang mereka, nada putus asa terdengar dalam suaranya. "Pak, tulang rusuk pasien retak. Dia butuh perawatan dan istirahat yang baik. Apa yang kamu lakukan sekarang adalah bentuk penganiayaan!"

Namun, Alex secara terang-terangan mengabaikan perkataannya.

Delia terhuyung-huyung, hampir tersandung saat suaminya itu menyeretnya melalui lorong-lorong rumah sakit yang bersih dan menuju bangsal VIP eksklusif.

Ruangan itu memancarkan aura hangat dan tenang. Jelita berbaring di tempat tidur saat Kartika, yang duduk di sampingnya, menawarkan buah-buahan yang sudah dipotong padanya.

Saat Delia masuk, Kartika menatapnya sekilas lalu mengalihkan pandangan, pura-pura tidak tahu akan kehadirannya.

Kaden mengerutkan kening dengan jijik. "Berani sekali kamu menunjukkan wajahmu di sini! Tahukah kamu bahwa adik perempuanmu terluka?"

Pada saat ini, Delia merasakan hatinya mati oleh rasa dingin yang menusuk.

Dia menoleh ke Kaden dan bertanya, "Ayah, apakah Ayah lupa bahwa aku adalah putri kandungmu? Apakah Ayah ingat pernah bersumpah untuk tidak menikah lagi setelah Ibu meninggalkan kita? Ayah berjanji untuk menjagaku. Apakah begini cara Ayah menepati janji itu?"

Ayahnya sendiri bahkan tidak bersedia memberinya kesempatan untuk menjelaskan atau membela diri.

Ekspresi Kaden berubah sesaat, alisnya berkerut oleh kejengkelan saat dia menatap tajam ke arah Delia. "Kamulah yang mengacaukan semuanya! Kenapa kamu menyeretku ke dalam masalah ini? Semakin lama, kamu menjadi semakin lancang, ya? Kamu bahkan berani berdebat melawanku sekarang!"

Di ranjang rumah sakit, Jelita tampak segar bugar meski kondisinya diduga mengalami cedera parah.

Dengan gerakan yang berlebihan, dia menekankan tangan ke dadanya seolah-olah kewalahan oleh ketidakpercayaan yang tiba-tiba. "Kak Delia, apakah kamu ingin Ayah menua dan menjalani sisa hidupnya seorang diri? Pernahkah kamu membayangkan betapa kesepiannya Ayah saat kamu menikah? Duduk sendirian di rumah besar itu, tanpa ada yang merawatnya saat dia sakit atau bahkan menuangkan segelas air untuknya?"

Setelah mengatakan itu, Jelita beralih ke Alex. "Kak Alex, apakah kamu sungguh-sungguh percaya aku akan menyalakan api hanya untuk membakar diriku sendiri?"

Alex bungkam, hanya bisa meresapi beratnya pembicaraan itu. Wajahnya semakin suram dengan berlalunya setiap detik, mencerminkan badai yang makin besar di dalam dirinya.

Dia menatap Delia dengan dingin dan tak kenal ampun, lalu memerintahkan dengan tegas, "Delia, berlutut dan minta maaflah pada Jelita!"

Delia menghadap Alex, ekspresinya menantang. Kenapa dia harus melakukan hal itu?

Tiba-tiba, Kartika bangkit dari kursinya dan menyerbu. Tanpa ragu sedikit pun, tangannya terayun di udara, mendaratkan tamparan keras di pipi Delia.

Tercengang, Delia hampir tidak dapat memproses serangan mendadak itu, sementara Kartika jatuh ke dalam emosinya yang berkecamuk dan menangis.

Sambil mengarahkan jari ke arah Delia, Kartika berteriak, "Delia! Kamu mencoba membunuh putriku! Bagaimana kamu bisa berdiri di sana, tanpa sedikit merasa bersalah, dan justru memfitnahnya? Oh, putriku yang malang! Akulah yang harus disalahkan atas segalanya. Seharusnya aku tidak pernah menjadi ibu tiri bagi putri orang lain. Ini semua salahku! Bukan saja kamu tidak bisa bersama dengan pria yang kamu cintai, aku juga membahayakan nyawamu! Aku tidak akan pernah bisa memaafkan diriku sendiri atas semua ini!"

Kaden merasakan dadanya seperti ditusuk dengan belati tajam karena menyaksikan betapa menderitanya Kartika.

Didorong oleh luapan amarah, dia menghampiri Delia dan menamparnya dengan keras.

Tamparan itu membuat Delia terhuyung ke belakang, tubuhnya membentur dinding saat dia berjuang mempertahankan keseimbangan.

Dengan linglung, Delia bersandar ke dinding, pikirannya kusut sementara air mata mengaburkan pandangannya.

Dia menatap Alex, secercah harapan masih bersemi di hatinya.

Diam-diam, dia memohon agar suaminya ini membelanya, meski hanya memberikan satu kalimat untuk membelanya.

Namun, tanggapan Alex menghancurkan harapan terakhirnya saat dia berkata dengan tegas, "Minta maaf sekarang! Atau aku terpaksa harus menelepon polisi. Kamu sudah melakukan percobaan pembunuhan, Delia. Dan itu cukup bagimu untuk menghabiskan sisa hidup di penjara."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BAYAR dengan Tubuhmu
9.6
Celina terpuruk dalam kehancuran setelah dikhianati oleh tunangannya sendiri. Tak hanya difitnah, ia bahkan dijadikan jaminan hutang demi melindungi saudara laki-lakinya. Kini, ia terpaksa menyerahkan dirinya kepada Mikhael, seorang pria berkuasa yang dingin. Namun, saat Celina datang dengan wajah sembab penuh duka, Mikhael justru mencemooh kondisinya yang menyedihkan. Di tengah tekanan keji ini, Celina harus bertahan melayani pria yang terang-terangan menghinanya.
Sampul Novel Bodyguard Seksi
9.7
Asalina tidak pernah membayangkan hidupnya akan berakhir sebagai pelindung pribadi bagi seorang CEO yang sangat angkuh. Namun, sebuah insiden tak terduga memaksanya untuk terjebak dalam situasi sulit tersebut. Tanpa pilihan lain, ia terpaksa menandatangani kontrak perjanjian kerja yang mengikatnya dengan sang miliarder. Kini, Asalina harus menghadapi sikap arogan atasannya setiap hari demi memenuhi kewajiban yang telah ia sepakati secara resmi.
Sampul Novel Bukan Sugar Baby
8.8
Tachi Gumama, seorang mucikari, merasa terhina saat Padrone Ricco menolak tawaran pelacur andalannya. Padahal, Padrone dikenal sebagai miliarder Manhattan yang sangat setia kepada istrinya, mendiang Nyonya Deceduto Ricco. Penolakan ini memicu kecurigaan Tachi bahwa pria kaya tersebut sebenarnya menyembunyikan seorang gadis simpanan. Benarkah sosok suami sempurna ini memiliki rahasia gelap di balik kesetiaannya, ataukah tuduhan Tachi hanyalah sebuah kekeliruan?
Sampul Novel CINTA DINGIN TUAN BESAR
8.4
Marla masuk ke kediaman Austin sebagai pelayan, namun ia tidak menyadari bahwa Margaret memiliki agenda tersembunyi untuk menjodohkannya dengan sang cucu tertua, Richard Branson Austin. Richard adalah pria kaku yang sangat pendiam, kontras dengan adiknya, Ascar, yang gemar memberontak. Terjebak di antara dua kepribadian yang bertolak belakang, Marla kini menghadapi dilema besar: bertahan dalam rencana perjodohan tersebut atau memilih untuk melarikan diri.
Sampul Novel Dari Pion Milik Pria, Menjadi Ratu Milik Wanita
9.5
Kania Halim, jurnalis pemberontak, terjebak dalam hubungan rahasia dengan CEO Elang Solehudin. Ternyata, ia hanyalah alat bagi Elang untuk melindungi Clara. Pengkhianatan Elang mencapai puncaknya saat ia membiarkan Kania dipenjara hingga membiarkannya terluka dalam kecelakaan demi menyelamatkan Clara. Sadar hanya menjadi beban yang dikorbankan, Kania bangkit dari kehancuran. Ia menghancurkan dunia Elang dan memulai hidup baru melalui pernikahan dengan miliarder lain.
Sampul Novel Ditinggal Nikah Dengan Adikku
8.3
Lysandra Harrison hancur saat Vincent, mantan kekasihnya, justru melamar Amelia, adik kandungnya sendiri. Di tengah penolakan karena statusnya sebagai anak adopsi, Arthur Sterling hadir membawa pernikahan kontrak demi memenuhi wasiat kakeknya dan ambisi bisnis. Namun, rahasia identitas Lysandra yang sengaja ditutupi ayahnya terancam terbongkar. Akankah Arthur tetap bertahan saat mengetahui istri yang baru dinikahinya bukanlah putri kandung Harrison?