Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel AKU DIHAMILI SUAMIKU

AKU DIHAMILI SUAMIKU

Dunia Alexa Banderas runtuh saat orang tuanya tewas dibunuh sang paman di hari kelulusannya demi dokumen Taurus Corps. Di tengah duka, gadis tangguh ini dipaksa menikahi Martin Snowden, pria kasar yang penuh kebencian. Alexa kini harus memimpin perusahaan besar sembari melindungi suaminya dari kekasih licik yang mengincar aset keluarga. Mampukah ia menuntaskan dendam, mengelola bisnis, sekaligus meluluhkan hati Martin yang sekeras batu?
Bab
Bagikan

Bab 3

"Argh!!!!!" teriak Alexa sambil memegang pundaknya yang tertembak.

"Nona Alexa!!!" teriak sang pengawal lalu memegang tubuh Alexa. "Kejar orang yang baru saja menembak Nona Alexa!!!!"

Pengawal itu langsung mengangkat tubuh Alexa dan membawanya segera ke rumah sakit keluarga Snowden. Sementara beberapa pengawal langsung mengejar orang itu.

Ketika Alexa sudah mengeluarkan darah cukup banyak, seluruh teman-teman Alexa berkumpul. Melly, Eve dan Erin yang baru dari kelas ingin menyusul Alexa. Namun mereka melihat anak sekolah sedang berkumpul. Mereka berusaha masuk ke dalam dan ingin melihat apa yang sedang terjadi. Kemudian mereka melihat bahu Alexa mengeluarkan banyak darah. Salah satu dari mereka sangat terkejut, "Alexa!!!"

"Tenang aku baik-baik saja," ucap Alexa yang menenangkan teman-temannya itu.

Pengawal yang tadi berteriak membawa Alexa masuk ke dalam mobil. Pengawal itu menancap gasnya segera ke rumah sakit. Di dalam perjalanan Alexa pingsan dan tidak kuat melihat darahnya sendiri. Sang pengawal di sampingnya mencoba membangunkannya. Namun Alexa hanya bisa menyahutinya dan tidak membuka matanya.

"Nona... Nona... Jangan mati," seru sang pengawal itu.

"Aku tidak mati. Tapi aku hanya memejamkan mata. Kamu tahu aku sangat membenci darah. Apalagi dengan darahku sendiri yang sudah keluar banyak. Aku tidak akan membiarkan orang yang sudah membuatku begini!!!" geram Alexa.

***

Sesampainya di rumah sakit. Alexa langsung dirawat di ruangan IGD. Pengawal yang membawa Alexa menghubungi James. Sementara di kediaman Snowden, Martin yang habis olahraga menemui James.

"Ada apa papa memanggilku?" tanya Martin.

"Ada sesuatu yang ingin papa bicarakan," jawab James dengan wajah datar.

"Iya.. terus?"

"Papa sudah menjodohkan kamu dengan Alexa."

"Alexa? Apakah Martin tidak salah dengar?"

"Tidak Martin. Kamu harus menikah dengan Alexa."

"Aku tidak mau pa. Aku menolak Alexa. Papa tahu kan kalau Alexa itu adalah keponakanku. Anak dari Kak Gio. Papa sudah gila kali ya... menyuruhku menikah dengan keponakan sendiri."

Di dalam kamar James dan Martin mulai berdebat. James yang menginginkan Martin menikahi Alexa. Sedangkan Martin menolaknya dengan tegas. Martin berpikir kalau sang papa sudah gila menyuruhnya menikah dengan keponakannya sendiri.

"Tidak pa! Aku tidak akan menikahi Alexa. Aku masih mencintai Nathalie!" tegas Martin.

"CK... Cinta... Kamu seolah-olah berbicara tentang cinta dihadapan Papa. Kamu pikir papa enggak tahu siapa Nathalie. Seorang wanita yang ingin menguasai aset Snowden," geram James.

"Tuhan... Bagaimana aku menjelaskan semuanya? Kalau aku memang sangat mencintai Natalie," gumam Martin.

"Jangan sebut Tuhan di hadapan Papa! Kamu kira papa tidak tahu! Kamu kira papa hanya menutup mata saja melihat gaya pacaran kamu! Martin!!! Papa tidak bodoh!!!"

James semakin marah ketika Martin menyebut Tuhan. James tidak menyukai Tuhan? Tidak itu tidak benar. James adalah pria yang taat beribadah. Namun James semakin geram jika sang putra menyebut Tuhan. Karena James tahu gaya pacaran Martin ala adat kebaratan.

"Tolong jangan bahas Tuhan di sini. Percuma saja kamu menyebutnya, sedangkan kamu sendiri sudah mengecewakanNya. Kamu tidur bersama Nathalie dan bercinta. Apakah kamu tidak malu dengan apa yang kamu lakukan?" tanya James yang mengingatkan Martin.

"Kenapa Papa kesal ketika aku menyebut Tuhan?" tanya Martin tanpa ada rasa bersalah.

"Jika kamu mengagungkan Tuhan... Tolong tinggalkan kebiasaan kamu yang tidur seenaknya. Tinggalkan Nathalie dan menikahlah dengan Alexa," jawab James yang masih emosi.

"Maaf pa... Jika papa menyuruhku meninggalkan Nathalie aku tidak bisa. Jika papa menyuruhku yang lain. Aku sanggup melakukannya. Walau aku harus menyeberangi neraka sekali pun," tolak Martin secara terang-terangan.

"Baiklah kalau itu mau kamu. Mulai saat ini papa akan mencabut seluruh fasilitas yang kamu miliki. Dan papa akan melemparkan kamu ke jalanan," ancam James dengan serius.

Martin terdiam dan seakan tidak percaya bahwa sang papa akan menarik semua fasilitas yang di milikinya. Mau tidak mau Martin harus mengatakan iya.

"Iya pa... Aku akan menikahinya," kata Martin.

"Bagus kalau begitu. Seminggu lagi pernikahan kamu akan dilaksanakan," ujar James yang tersenyum merekah.

Beberapa saat kemudian ponsel James berdering. Lalu James meraih ponselnya di atas nakas dan melihat nomor yang tertera di layar ponselnya dan mengangkatnya, "Hallo..."

"Tuan... Nona Alexa tertembak dengan orang yang tidak dikenal," ucapnya yang ketakutan.

"Apa katamu?" tanya James yang tidak percaya apa yang didengarnya itu.

"Ya Tuan. Nona Alexa tertembak dengan orang yang tidak dikenal," jawab pengawal itu yang semakin gusar.

"Baiklah... Aku segera ke sana," sahut James.

James segera mematikan sambungan telepon itu. Lalu James mengajak Martin untuk pergi ke rumah sakit, "Martin... Ikut papa ke rumah sakit. Calon istrimu tertembak."

Martin menghembuskan nafasnya lalu keluar dari kamar James. Dengan kesalnya Martin masuk ke kamar dan membanting pintu kamar.

Brakkkkkkkkk!!!!

Linda yang tidak sengaja lewat di kamar Martin hanya mengernyitkan dahinya. Lalu Linda masuk ke dalam kamar Martin sambil melihat wajah putranya yang masam, "Kenapa kamu banting-banting pintu segala?'

"Mama keluar dech... Enggak usah ikut campur urusan Martin," usir Martin.

"Kenapa kamu tiba-tiba saja marah? Kenapa kamu tiba-tiba mengusir mama? Semenjak kamu pacaran sama wanita malam itu, kamu semakin melunjak!" geram Linda dengan suara meninggi.

"Nathalie bukan wanita yang seperti mama kira. Nathalie lahir dari keluarga baik-baik," balas Martin dengan suara meninggi.

"Hey... Martin... Jika kamu terus membanggakan Nathalie sekali lagi di depan Mama dan Papa. Cepat atau lambat kamu akan menyesali jika mengetahui siapa itu Nathalie! Camkan itu Martin," ancam Linda lalu keluar dari kamar Martin.

Setelah Linda keluar, Martin hanya bisa menghela nafasnya. Martin semakin marah karena sang kekasih yang dibanggakannya diejek oleh mamanya sendiri. Martin tidak perduli dengan apa yang terjadi pada kekasihnya itu.

"Argh.... Sialan itu Alexa!!! Gara-gara lu... Papa mamaku mulai menjelekkan kekasihku. Aku akan tetap menikahimu tapi kamu harus merasakan hidupmu di neraka!" geram Martin dalam hati.

Sesampainya di kamar, Linda melihat James yang sudah rapi. Kemudian James mendekati Linda sambil berpamitan, "Aku pergi ke rumah sakit dahulu. Aku ingin menjenguk Alexa yang tertembak oleh orang yang tidak dikenal."

Sontak saja Linda terkejut. Baru saja Linda mendengar Gio dan Winda meninggal. Lalu Linda mendengar Alexa tertembak. Linda akhirnya pingsan dan segera dipegang oleh James. Kemudian James mengangkat tubuh renta itu dan membaringkannya ke ranjang.

James segera mengambil minyak kayu putih di meja rias Linda. Kemudian James mendekati Linda sambil menaruh minyak kayu putih di hidungnya. Beberapa saat kemudian Linda membuka matanya.

"Bagaimana kabar Alexa?" tanya Linda yang mulai menatap kosong.

"Kita belum tahu apa kabar selanjutnya. Semoga Alexa baik-baik saja," jawab James yang penuh harap.

"Mama ikut," sahut Linda.

"Baiklah kalau begitu," balas James yang memegang tangan Linda.

Mereka akhirnya keluar dari kamar. Sebelum menaiki lift, James bertandang dulu ke kamar Martin. James ingin melihat apakah Martin sudah bersiap-siap apa belum?

Ceklek.

Pintu terbuka.

James melihat Martin yang masih santai sangat kesal sekali. Ingin rasanya James ingin menghajarnya. Namun James masih mempunyai stok sabar yang cukup banyak ketika menghadapi Martin. Dengan suara datarnya James menanyakan Martin, "Apakah kamu tidak ikut?"

"Maaf pa. Aku ada janji sama Nathalie. Sebentar lagi pesawat yang ditumpangi Nathalie tiba di Jakarta," tolak Martin dengan halus.

"Bisa enggak sih? Kalau kamu di sini enggak usah membahas Nathaliei? Ini mansion Snowden. Nathalie tidak berhak mendapatkan perlakuan yang spesial," protes James.

"Kenapa papa dan mama mengatur jodohku? Aku harus menikahi keponakanku. Papa meminta aku harus meninggalkan Nathalie. Enggak pa... Aku tidak akan pernah meninggalkan Nathalie sedetik pun," geram Martin.

"Ok... Terserah apa katamu. Jika kamu mengetahui siapa Nathalie dan keluarganya. Kamu akan menyesal," ucap James dengan datar.

"Aku yang akan menanggungnya," kesal Martin.

"Lihat saja nanti! Semoga Tuhan membuka mata hati kamu yang buta itu Martin," ujar James yang benar-benar kesal dengan Martin.

James keluar dari kamar Martin. James berharap agar mata hati Martin terbuka dan mengetahui siapa itu Nathalie. Setelah selesai berdebat, James mendekati Linda.

"Apakah mama sudah siap ke rumah sakit?" tanya James.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asa di Ujung Senja
7.9
Nada terpaksa menikahi cucu Ndoro Brata demi melunasi utang orang tuanya. Ia menjadi pengantin pengganti setelah calon istri Abian melarikan diri pasca kecelakaan yang membuat pemuda playboy itu buta. Abian yang dulunya urakan kini berubah menjadi sosok pemarah dan dingin kepada Nada. Di tengah sikap kasar sang suami dan tekanan besar dari keluarga konglomerat tersebut, Nada harus berjuang mempertahankan perannya dalam pernikahan yang penuh luka dan air mata ini.
Sampul Novel Danny Hatta
9.2
Saat memburu target di Swiss, Danny Hatta menemukan petunjuk krusial mengenai kematian ayahnya, seorang hakim tinggi. Penyelidikan itu justru menjebaknya dalam fitnah pembunuhan aparat dan mantan sekretaris sang ayah. Kini berstatus buronan, Danny harus melarikan diri bersama Sarah Hartono, jurnalis yang mengikuti jejaknya. Di tengah ketegangan yang mendebarkan, keduanya terlibat dalam petualangan berbahaya demi mengungkap kebenaran di balik konspirasi ini.
Sampul Novel DENDAM CINTA SANG MAFIA
8.3
Kehidupan seorang wanita biasa berubah drastis saat ia masuk ke dunia mafia yang kelam. Terpikat oleh pesona bos kriminal yang sangat berbahaya, ia terjebak dalam pusaran gairah mematikan dan aksi balas dendam yang brutal. Di tengah konflik berdarah ini, ia dipaksa menghadapi dilema batin yang hebat. Kini, ia harus memilih antara mengikuti kata hatinya untuk terus mencintai sang mafia atau tetap memegang teguh prinsip moralitasnya.
Sampul Novel Dipaksa Open BO
8.7
Amira, seorang gadis remaja berusia tujuh belas tahun, terjebak dalam penderitaan akibat ulah ayah tirinya yang sangat kejam. Demi meraup keuntungan materi, pria tersebut tega memaksa Amira menjadi pemuas nafsu dan mengeksploitasinya tanpa ampun. Di tengah tekanan fisik dan mental yang luar biasa, mampukah Amira menemukan jalan keluar dari lingkaran setan ini? Ikuti perjuangan hidup Amira yang penuh rintangan dalam menghadapi nasib kelam yang menjeratnya.
Sampul Novel KEPINCUT PREMAN SALEH
8.9
Reyhan, preman urakan yang dikenal sebagai Reynold, jatuh hati pada Farhana, putri Pak Haji yang baru pulang dari pesantren. Namun, jalan cintanya terjal karena harus bersaing dengan Ustaz Usman yang alim dan populer. Reyhan pun bertekad mengubah diri demi sang pujaan, meski ia harus babak belur menghadapi hadangan Razaq dan Raziq, kakak kembar Farhana yang protektif. Mampukah si preman kampung ini mengalahkan sang ustaz dan meluluhkan hati keluarga Farhana?
Sampul Novel Pemburu Iblis
8.6
Skylark tumbuh besar sebagai anak angkat saudagar kaya di era dinasti. Tanpa disadari, ia mewarisi darah Raja Iblis yang hilang dan kelembutan hati ibunya yang tewas di tangan rival sang ayah. Berkat umur panjang dan kekuatan dahsyat, Skylark berjuang membasmi teror monster hingga era modern. Akankah identitas aslinya terungkap saat ia mengejar pembunuh sang ibu? Ikuti perjalanan epik sang pemburu iblis dalam menuntaskan dendam masa lalu yang kelam.