Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel AKAN KUBUAT KAU MENYESAL, MAS!

AKAN KUBUAT KAU MENYESAL, MAS!

Selama ini aku rela menyokong finansial Mas Arya, bahkan menghidupi ibu dan adiknya saat gajinya tak mencukupi. Namun, pengkhianatannya dengan menikah lagi menjadi titik balik bagiku untuk berhenti peduli. Kini, biarlah ia memikul beban keluarga itu sendirian agar menyadari peranku yang selama ini ia remehkan. Aku enggan terus terjebak dalam pernikahan beracun ini. Masa depanku masih panjang, dan aku berhak mencari kebahagiaan tanpa dirinya lagi.
Bab
Bagikan

Bab 3

Hari ini tanggal satu bertepatan hari Senin. Hari dimulainya aktivitas kantor setelah dua hari libur kerja.

Meski semalaman kulihat Mas Arya tidak tidur, asyik video call dengan istri mudanya yang kudengar-dengar bernama Maya tanpa peduli sakitnya hatiku mendengar kemesraan mereka, tetapi pagi-pagi ini wajahnya kulihat begitu sumringah. Tampak sangat bercahaya. Mungkin karena hari ini tanggal satu. Tanggal gajian.

Dari percakapan mereka berdua di kamar sebelah tadi malam yang sempat aku curi dengar, Mas Arya mengatakan akan memberikan uang gajinya itu pada istri mudanya itu.

Tak tanggung-tanggung, ATM yang kemarin kukembalikan padanya katanya juga akan diberikan pada wanita itu agar Maya juga bisa merasakan enaknya menjadi seorang Nyonya Arya. Bisa ke salon, ke mall, belanja dan jalan-jalan di hari libur seperti yang biasa kulakukan. Begitu yang aku dengar dari percakapan mereka.

Entahlah, aku merasa Mas Arya memang sengaja bicara dengan suara keras tanpa rem, karena mungkin ingin membuatku cemburu dan menyesali keputusanku mengembalikan ATM itu kepadanya.

Tapi tidak! Jangankan menyesal, sedih saja tidak. Justru saat ini aku merasa sangat plong sudah bebas dari tanggungjawab berat yang sebenarnya selama ini kupikul diam-diam atas nama iba dan sayang pada suami sendiri. Ingin ia bahagia dan tidak kalut memikirkan kebutuhan hidup yang semakin melambung sementara gajinya sudah habis untuk membayar cicilan hutang. Tapi Mas Arya tak pernah mensyukuri itu.

"An, kamu gak masak?" tanya Mas Arya saat membuka tudung saji dan mendapati isinya kosong karena mulai pagi ini aku memang berjanji tidak akan masak kecuali ia belanja dan menyiapkan bahan untuk dimasak.

"ATM 'kan sudah aku kembalikan. Kamu lah belanja, biar nanti aku masakin," sahutku singkat sembari membuka ponsel, mengecek jumlah pencapaian terakhir bulan lalu yang biasanya akan ditransfer ke rekening penulis beberapa hari lagi oleh bagian akunting platform tersebut.

Jumlah pencapaian bulan lalu meningkat cukup drastis. Aku bahkan berkesempatan masuk dalam jajaran sepuluh besar peraih penghasilan tertinggi bulan ini di platform bersangkutan. Suatu prestasi yang tidak kusangka-sangka akan terjadi dalam karier kepenulisan ku yang patut disyukuri.

Mas Arya tidak boleh tahu itu!

"Oh gitu? Jadi karena ATM sudah kamu kembalikan, terus hari ini juga tanggal satu, jadi kamu nggak mau masak? Sisa uang bulan kemarin kamu simpan? Buat apa? Buat jalan-jalan? Ke salon? Shopping? Ya ... nikmati saja kesempatan terakhir kamu senang-senang karena besok gak akan bisa lagi!" ketus Mas Arya sembari tersenyum sinis.

Aku hanya menahan senyum dan tawa sekaligus terluka di dalam hati.

Ya, Tuhan. Bagaimana bisa tidak tahu dirinya suamiku ini. Dikira sisa gaji satu juta itu besar sekali. Bisa dipergunakan untuk biaya makan enak selama sebulan, ngasih ibu dan adiknya selama sebulan, bayar kontrakan, listrik dan WiFi, serta jalan-jalan dan shoping sepuasnya setiap hari? Geleng-geleng kepala aku dibuatnya.

Aku memilih diam dan tak menanggapi ucapannya. Memilih masuk ke kamar karena sebentar lagi setelah ia pergi ke kantor aku juga akan mengajak putriku keluar, cari sarapan di luar.

Biarlah untuk sementara ini aku tidak masak dulu di rumah. Aku tak mau Mas Arya tahu aku punya simpanan uang, apalagi kembali makan hasil jerih payahku menulis. No. Tidak ada lagi belas kasihan untuk orang yang tidak pantas dikasihani!

Beberapa saat kemudian Mas Arya keluar rumah, tentu saja dengan mobil kesayangannya yang dibeli dari hasil pinjam bank.

Sepintas lalu suamiku itu memang terlihat kaya. Tongkrongannya mobil baru. Penampilannya pun selalu rapi dan wangi dengan seragam kantor yang membuat silau banyak orang yang mengidamkan bekerja di tempat bersih dan nyaman di perkantoran.

Apalagi sudah jamak anggapan di masyarakat, jadi pegawai negeri itu hidupnya emak dan terjamin. Kerja gak kerja gaji tetap full dibayarkan. Ada jaminan masa tua dan lain-lain hal menggiurkan yang membuat banyak orang tua menginginkan anaknya bekerja di sana.

Mereka tidak tahu, kalau jadi pegawai negeri itu sebuah pengabdian. Jangan berharap kaya karena janji semula bekerja adalah demi mengabdi pada negara, memajukan negeri dengan semangat dan etos kerja. Bukan dengan khayalan dan angan-angan seperti yang Mas Arya lakukan.

Tebar pesona dan berharap kaya dengan menyetorkan SK pengangkatan ke bank, sehingga sisa gaji tidak lagi mencukupi.

Namun, alih-alih bersyukur dibantu istri, malah sombong dan arogan tidak karuan.

Sekarang tunggu saja tiba masanya suamiku itu gigit jari. Pusing tujuh keliling mencukupi keperluan sehari-hari dengan uang satu juta rupiah di tangannya.

Apakah cukup atau harus gali lobang tutup lobang untuk mencukupinya? Apalagi sekarang sudah ada mulut satu lagi yang harus diberi nafkah dan mungkin dimanjakan dengan materi seperti janji-janji Mas Arya malam tadi saat video call dengan istri diam-diamnya itu.

Istri yang merasa begitu surprise saat diberi tahu akan diberi kartu ATM yang berisi gaji bulanan suamiku itu.

Ia tak tahu bahwa selama ini ada istri lain yakni aku yang pusing tujuh keliling cara membagi uang sebesar itu untuk mencukupi keperluan rumah tangga kami yang banyak hingga harus merogoh kocek sendiri untuk menambalnya.

Sekarang apakah istri diam-diamnya Mas Arya itu akan melakukan hal yang sama sepertiku atau justru akan mengeluh dan minta dikembalikan ke pangkuan orang tua karena tak sanggup lagi harus kali-kali sisa gaji yang tidak seberapa lagi itu?

Aku pun ingin tahu.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95PQN" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95PQN
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Rahasia Sang Presdir
8.2
Hidup Ariana hancur setelah dikhianati ibu tirinya hingga ia terpaksa menjadi ibu pengganti bagi seorang miliarder dingin. Setelah persalinan, pria itu secara kejam merampas bayinya demi menghindari ikatan pernikahan. Namun, takdir berkata lain saat waktu mulai mengikis kebekuan hati sang presdir. Di balik luka dan pemisahan paksa, benih cinta yang tak terduga justru tumbuh perlahan di antara mereka, mengubah dendam menjadi perasaan yang hangat.
Sampul Novel Dinara - Ganti Suami
8.1
Ditinggal kabur oleh pasangannya di hari pernikahan membuat Dinara justru merasa girang, apalagi saat bertemu seorang pria yang bernasib serupa. Alih-alih meratapi kesedihan, sebuah ide gila muncul di benak Dinara demi menyelamatkan persiapan pesta yang sudah matang. Tanpa ragu, ia mengajak pria asing itu untuk menggantikan posisi mempelainya. Meski sempat terkejut, tawaran nekat Dinara menjadi satu-satunya solusi agar paket pernikahan mereka tidak terbuang sia-sia.
Sampul Novel Insafnya Seorang Gigolo
9.7
Dalam industri jasa yang penuh godaan, ia memegang teguh sebuah prinsip profesionalitas yang tak tergoyahkan. Baginya, memastikan kepuasan setiap pelanggan adalah prioritas utama yang harus selalu diutamakan di atas segalanya. Kisah ini mengikuti perjalanan hidup seorang pria yang mendedikasikan dirinya untuk memberikan layanan terbaik, di mana setiap pertemuan adalah pembuktian atas komitmennya dalam menjaga standar kualitas layanan yang maksimal.
Sampul Novel ISTRI YANG DIDUAKAN
8.3
Andini adalah sosok istri yang nyaris sempurna dengan paras cantik dan sifat mandiri. Namun, keharmonisan rumah tangganya hancur saat sang suami menuntutnya menjadi wanita yang lebih religius. Karena Andini enggan mengenakan jilbab, suaminya merasa ia bukan ratu yang ideal. Alasan inilah yang memicu sang suami untuk mencari selir dan menikah lagi dengan wanita lain yang dianggap lebih sholehah, meninggalkan Andini dalam luka pengkhianatan yang dalam.
Sampul Novel Istriku Punya Nama
7.9
Hananan, gadis mandiri berusia 25 tahun, terkejut saat mengetahui dirinya bukan anak kandung keluarga petani yang membesarkannya. Hidupnya berubah drastis ketika dijemput paksa ke sebuah rumah mewah, bukan untuk disambut hangat, melainkan dipaksa menggantikan adik kembarnya, Nazia, yang kabur demi cinta. Ia harus menikahi pengusaha kaya sebagai pengganti. Tanpa kasih sayang orang tua kandungnya, mampukah Hananan menemukan kebahagiaan sejati?
Sampul Novel JERAT CINTA TUAN MAFIA
8.8
Akibat hancur oleh pengkhianatan sang kekasih, Louisa terjebak dalam masalah besar hingga nyawanya terancam. Beruntung, seorang pria misterius muncul menyelamatkannya. Namun, dalam kondisi emosional, Louisa justru menawarkan sebuah 'hadiah' berani sebagai tanda terima kasih atas pertolongan tersebut. Tanpa ia sadari, keputusan impulsif itu menjeratnya ke dalam kehidupan sang penyelamat yang berbahaya, mengubah takdirnya selamanya.