Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel AKAN KUBUAT KAU MENYESAL, MAS!

AKAN KUBUAT KAU MENYESAL, MAS!

Selama ini aku rela menyokong finansial Mas Arya, bahkan menghidupi ibu dan adiknya saat gajinya tak mencukupi. Namun, pengkhianatannya dengan menikah lagi menjadi titik balik bagiku untuk berhenti peduli. Kini, biarlah ia memikul beban keluarga itu sendirian agar menyadari peranku yang selama ini ia remehkan. Aku enggan terus terjebak dalam pernikahan beracun ini. Masa depanku masih panjang, dan aku berhak mencari kebahagiaan tanpa dirinya lagi.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Mas, apa benar kamu diam-diam nikah lagi?" tanyaku dengan nada tajam pada Mas Arya, suamiku yang baru saja pulang kantor.

Meski lelaki itu masih terlihat lelah usai mengais rezeki di luar sana, tetapi rasa penasaran dan emosi yang bercampur jadi satu di dada ini tak bisa lagi disembunyikan. Menuntut sebuah penjelasan dengan segera.

"Tahu darimana? Jangan sembarangan kamu bicara! Sok tahu!" Mas Arya menatap tak suka lalu meneruskan gerakannya melepas seragam dinas yang dikenakan. Bersikap tidak peduli.

"Ini!"

Kutunjukkan bukti foto-foto pernikahan keduanya bersama seorang wanita yang kudapatkan setelah membayar seseorang untuk membuntuti dan mengawasi gerak-gerik suamiku itu di luaran, tepatnya setelah kusadari lelaki yang telah menjadi suamiku sejak tiga tahun lalu itu mulai menunjukkan gelagat mencurigakan, selalu pulang malam bahkan tak jarang menginap di luar dengan alasan lembur ataupun dinas luar. Tak masuk akal.

"Jadi kamu sudah mulai berani menguntit suami pergi di luaran? Sudah bosan jadi istri eh?" Bukannya menyesal dan minta maaf, Mas Arya justru menatap sinis padaku.

"Maksud mas?" Aku menaikkan alis. Tak terima.

Bukan ini jawaban yang kuinginkan darinya melainkan perasaan bersalah karena telah mengkhianati janji setia pernikahan kami dulu lalu memperbaikinya. Bukan bertanya apa aku sudah bosan jadi istrinya atau tidak. Kurasa pernikahan tidaklah sesederhana itu.

"Kalau kamu tidak suka mas menikah lagi, tinggal pilih! Mau bercerai atau menerima kehadiran madumu dengan lapang dada? Toh mas gak bikin dosa. Agama juga membolehkan suami menikah lagi tanpa izin istri pertama. Lalu kamu siapa? Mau coba-coba menentang syariat?" Mas Arya mendengkus lagi dengan nada sinis.

Mendengar jawabannya sesaat aku terdiam. Aku tahu agama tidak melarang seorang lelaki menikah lagi, tapi apakah begini caranya? Sembunyi-sembunyi dan tidak jujur?

Belum lagi nafkah yang jujur amat minim kudapatkan darinya. Jika tidak dibantu dengan usahaku menulis di platform-platform kepenulisan online, belum tentu kami bisa hidup cukup seperti selama ini terjadi.

Gaji Mas Arya sudah habis dipotong pinjaman bank untuk membangun rumah ibunya dan membeli mobil keluarga. Sisa satu juta untuk makan sebulan, apa cukup? Tidak!

"Tapi tidak begitu caranya, Mas! Bukankah membahagiakan istri itu wajib hukumnya, sedangkan poligami itu sunnah, bahkan mungkin hanya mubah? Mas juga seorang pegawai negeri sipil, gak boleh nikah lagi tanpa izin istri pertama dan atasan. Lalu kenapa Mas lakukan? Mas gak takut dipecat?' cecarku dengan dada berdesir perih. Sungguh tidak menyangka meski aturan kepegawaian melarang Mas Arya menikah lagi tanpa izin, tetapi tetap dilakukannya entah dengan dasar apa.

"Dipecat? Gak akan kalau kamu gak ngelapor! Dan mas yakin, kamu gak akan berani melakukan itu. Siapa yang gak bangga punya suami pegawai negeri seperti mas? Pekerjaan berprestise yang dicita-citakan banyak orang! Tahu nggak, yang antre pingin jadi istri mas itu bejibun. Bahkan gak perlu ngasih mahar, mereka yang rela bayar puluhan juta kalau mas mau memperistri mereka. Harusnya kamu bersyukur mas pilih kamu. Jadi terima aja kalau sekarang mas nikah lagi! Paham!"

"Tapi Mas ... kamu gak punya kemampuan untuk menafkahi dua istri karena gajimu sudah habis dipotong angsuran bank, gimana kamu mau menafkahi kami, istri-istrimu?" pekikku keras, berusaha menyadarkan Mas Arya akan kesalahannya tetapi lelaki itu justru mencibirkan bibirnya dengan ekspresi mengejek.

"Siapa bilang mas gak mampu menafkahi dua istri? Buktinya kamu makan kenyang setiap hari 'kan? Pakaian kamu bagus-bagus, skincare kamu mahal, tiap minggu kita jalan ke mall. Uang siapa kalau bukan uang mas?" ucapnya tanpa rasa bersalah.

Hampir saja aku tertawa terbahak-bahak mendengar ucapannya itu jika tak ingat kalau aku harus tetap diam agar suamiku ini tak tahu jika selama ini sebenarnya aku bukanlah wanita pengangguran tanpa penghasilan apa-apa. Bahkan penghasilanku setiap bulan boleh jadi jauh lebih besar darinya.

Penghasilan yang selama ini kupergunakan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga kami tanpa ia ketahui.

Setiap bulan tak kurang dari sepuluh juta rupiah masuk ke dalam rekeningku. Jika bukan karena penghasilanku itu, mungkin kami harus puasa setiap hari karena gaji Mas Arya yang tidak pernah mencukupi.

Sayang, suamiku itu malah tidak menyadari kebaikanku yang diam-diam telah mempergunakan uang sendiri untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga kami dengan satu orang anak berusia dua tahun ini. Via, putri semata wayang kami yang sedang membutuhkan banyak biaya untuk keperluan hidupnya sehari-hari.

Hal yang sekarang baru kusesali karena ternyata tidak membuat Mas Arya sadar dan menghargai.

Baiklah, kalau semua sumbangsih dan jerih payahku selama ini tak berarti di hadapan Mas Arya, mulai besok pagi aku tak akan lagi mengeluarkan sepeserpun uang dari hasil kerjaku di dunia online untuk keperluan hidup kami bertiga lagi.

Aku akan mencukupi kebutuhanku dan Via sendiri, sementara untuk kebutuhan hidup Mas Arya dan ibunya, aku tak akan lagi peduli sedikitpun.

Ya, cinta sanggup membuat seorang istri berkorban apa saja termasuk mengeluarkan uangnya sendiri demi keutuhan dan kebahagiaan rumah tangga. Tapi sebuah pengkhianatan dan kata-kata menyakitkan dari suami, akan membuat ketulusan seorang istri pudar dan berganti kebencian yang menggunung.

Dan kebencian itulah yang saat ini mulai bersarang di dalam hatiku.

Mas Arya harus tahu saat ia menyakiti istri yang telah tulus ikhlas menerima kekurangannya sepertiku ini maka selamanya tak akan ada lagi cinta dan ketulusan.

Dan ia pasti akan menyesali untuk semua yang telah ia lakukan itu!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Rahasia Sang Presdir
8.2
Hidup Ariana hancur setelah dikhianati ibu tirinya hingga ia terpaksa menjadi ibu pengganti bagi seorang miliarder dingin. Setelah persalinan, pria itu secara kejam merampas bayinya demi menghindari ikatan pernikahan. Namun, takdir berkata lain saat waktu mulai mengikis kebekuan hati sang presdir. Di balik luka dan pemisahan paksa, benih cinta yang tak terduga justru tumbuh perlahan di antara mereka, mengubah dendam menjadi perasaan yang hangat.
Sampul Novel Dinara - Ganti Suami
8.1
Ditinggal kabur oleh pasangannya di hari pernikahan membuat Dinara justru merasa girang, apalagi saat bertemu seorang pria yang bernasib serupa. Alih-alih meratapi kesedihan, sebuah ide gila muncul di benak Dinara demi menyelamatkan persiapan pesta yang sudah matang. Tanpa ragu, ia mengajak pria asing itu untuk menggantikan posisi mempelainya. Meski sempat terkejut, tawaran nekat Dinara menjadi satu-satunya solusi agar paket pernikahan mereka tidak terbuang sia-sia.
Sampul Novel Insafnya Seorang Gigolo
9.7
Dalam industri jasa yang penuh godaan, ia memegang teguh sebuah prinsip profesionalitas yang tak tergoyahkan. Baginya, memastikan kepuasan setiap pelanggan adalah prioritas utama yang harus selalu diutamakan di atas segalanya. Kisah ini mengikuti perjalanan hidup seorang pria yang mendedikasikan dirinya untuk memberikan layanan terbaik, di mana setiap pertemuan adalah pembuktian atas komitmennya dalam menjaga standar kualitas layanan yang maksimal.
Sampul Novel ISTRI YANG DIDUAKAN
8.3
Andini adalah sosok istri yang nyaris sempurna dengan paras cantik dan sifat mandiri. Namun, keharmonisan rumah tangganya hancur saat sang suami menuntutnya menjadi wanita yang lebih religius. Karena Andini enggan mengenakan jilbab, suaminya merasa ia bukan ratu yang ideal. Alasan inilah yang memicu sang suami untuk mencari selir dan menikah lagi dengan wanita lain yang dianggap lebih sholehah, meninggalkan Andini dalam luka pengkhianatan yang dalam.
Sampul Novel Istriku Punya Nama
7.9
Hananan, gadis mandiri berusia 25 tahun, terkejut saat mengetahui dirinya bukan anak kandung keluarga petani yang membesarkannya. Hidupnya berubah drastis ketika dijemput paksa ke sebuah rumah mewah, bukan untuk disambut hangat, melainkan dipaksa menggantikan adik kembarnya, Nazia, yang kabur demi cinta. Ia harus menikahi pengusaha kaya sebagai pengganti. Tanpa kasih sayang orang tua kandungnya, mampukah Hananan menemukan kebahagiaan sejati?
Sampul Novel JERAT CINTA TUAN MAFIA
8.8
Akibat hancur oleh pengkhianatan sang kekasih, Louisa terjebak dalam masalah besar hingga nyawanya terancam. Beruntung, seorang pria misterius muncul menyelamatkannya. Namun, dalam kondisi emosional, Louisa justru menawarkan sebuah 'hadiah' berani sebagai tanda terima kasih atas pertolongan tersebut. Tanpa ia sadari, keputusan impulsif itu menjeratnya ke dalam kehidupan sang penyelamat yang berbahaya, mengubah takdirnya selamanya.