Semua orang mengira Bagas memaksa istrinya untuk memiliki anak, padahal itu adalah keinginan sang istri, dan Bagas hanya mengikuti kemauannya. Setelah anak lahir, meski Bagas bahagia, kehidupan mereka menjadi sulit. Istrinya jatuh sakit akibat melahirkan, dan Bagas hanya bisa bekerja di desa dengan penghasilan yang tak mencukupi, bahkan untuk pendidikan anaknya. Bagas harus menghadapi dilema besar. Akankah ia terus bertahan dalam situasi ini?