Radit lahir di Negara Arta yang menganut sistem matriarki. Hidup sederhana bersama ibunya, ia membantu berdagang daging babi meski sering dihina oleh perempuan. Dilarang belajar bela diri, Radit tetap berlatih secara diam-diam dan bermimpi membela negara. Demi mengejar impiannya, ia nekat mengikuti Turnamen Dewa Perang. Di sana, kekuatannya bangkit dan rahasia kelam tentang asal-usulnya terungkap, mengguncang seluruh negeri.