Marya menjalani hidup penuh perjuangan hingga mencapai kesuksesan, didampingi suami setia dan rekan kerja yang mendukung. Namun, segalanya berubah saat ia terbangun di tumpukan sampah dengan luka parah. Marya teringat baru saja meminum anggur beracun dan didorong dari gedung tinggi oleh suami yang ia cintai. Sambil menanti bantuan rekannya, Marya memulai hidup baru sebagai warga biasa yang bisu.