Istri presiden dengan tenang mengantar putrinya ke sekolah, berharap anaknya dapat menyesuaikan diri dengan baik. Namun, di balik suasana sekolah yang tampak biasa, sang putri justru menghadapi perlakuan tidak menyenangkan. Teman-temannya mulai mengintimidasi dirinya dengan ejekan bahwa ia berasal dari keluarga 'miskin', tanpa mengetahui identitas aslinya. Situasi ini membuat sang putri harus menghadapi tekanan sosial yang berat.