Di hari fitting gaun pengantin, saudara laki-laki tunangan saya menyeret saya ke ruang ganti, mempermalukan, dan membuat saya kesakitan. Saya hanya bisa mengertakkan gigi dan bertahan. Dia berkata, 'Apakah saudara laki-lakimu yang polos tahu bahwa kamu sudah dipermainkan oleh saya?' Selama tujuh tahun, saya terus berlari, berharap bisa lepas dari mimpi buruk ini, namun cengkeramannya tak pernah longgar.