Sage Pedang rela mengorbankan matanya demi membantu tunangannya membangkitkan Semangat Pedang. Ia memilih menetap di gunung, berharap bisa menjalani kehidupan damai bersama sang tunangan setelah pengorbanan besar itu. Namun, keputusan ini membawa perubahan besar dalam hidupnya, menguji tekad dan kesetiaannya pada cinta sejati yang ia perjuangkan.