Sebuah pengkhianatan membuka jalan bagi ciuman mabuk yang memicu empati mendalam—rasa sakit satu pihak terasa sepuluh kali lipat bagi pihak lain. Dari eksploitasi yang penuh intrik hingga perasaan cinta yang tumbuh, perjalanan mereka dipenuhi lika-liku. Kutukan yang awalnya menjadi penghalang perlahan berubah menjadi ikatan manis, membawa mereka menuju akhir yang penuh persatuan.